SMTP submission (wp_mail)
Gunakan ini jika aplikasi Anda hanya bisa SMTP (misalnya plugin WP Mail SMTP atau Easy WP SMTP), bukan HTTP API.
Apa yang terjadi
Anda mengisi host, port, username, dan password di plugin. Kirisan menerima pesan lewat SMTP, lalu mengantrekannya di raw lane (sama seperti isi bebas di Send API). Pengiriman ke inbox penerima berjalan satu per satu setelah antrian, dengan batas 2 permintaan per detik per domain dan maksimal 200 pesan menunggu per domain.
Ini bukan jalur template transactional instan (OTP/receipt). Untuk OTP gunakan template transactional lewat Send API atau dashboard Send.
Prasyarat
- Domain terverifikasi dan berbayar (plan domain email).
- Minimal satu pengirim di Channel → Email → Emails — salin token pengirim.
- SPF dan DMARC domain sudah benar (sama seperti pengiriman email lainnya).
Pengaturan SMTP
| Field plugin | Nilai |
|---|---|
| SMTP Host | smtp.kirisan.com |
| Encryption | TLS (STARTTLS) |
| SMTP Port | 587 |
| Authentication | On |
| SMTP Username | Alamat From pengirim (mis. noreply@domainanda.com) |
| SMTP Password | Token pengirim dari halaman Emails (bukan password akun Kirisan) |
From di email harus sama dengan alamat yang Anda autentikasi. Kirisan menolak spoof From.
WordPress (WP Mail SMTP)
- Pasang plugin WP Mail SMTP (atau sejenis).
- Pilih Other SMTP / Generic SMTP.
- Isi tabel di atas.
- Kirim email uji dari WordPress (mis. form kontak atau Email Test di plugin).
Jika berhasil, plugin melihat respons queued dari server; cek Channel → Email → Log setelah antrian selesai mengirim.
Batasan penting
- Raw lane: tidak memakai email pool marketing; cold send diperbolehkan tetapi tetap rate-limited dan diantri.
- Satu penerima per pesan SMTP.
- Ukuran pesan mengikuti batas lampiran outbound Kirisan (10 MB).
- Port 465 (SMTPS) belum didukung di fase ini — gunakan 587 + TLS.