Ambil kunci Anda
2 min read
Kiriman API yang berhasil butuh dua kredensial. Kesalahan paling sering di awal: mencampur keduanya. Token Bearer = akun Anda. Kunci di keys = device yang akan mengirim.
1. Kunci device (channel)
Ini menandai WhatsApp, bot Telegram, nomor WABA, atau pengirim email mana yang dipakai. Masukkan di body JSON pada keys (contoh: keys.whatsapp.token).
Hanya sertakan channel yang benar-benar dipakai. Kunci harus milik akun yang sama dengan Bearer token — kalau tidak, Kirisan mengembalikan 403.



| Channel | Yang disalin | Dashboard |
|---|---|---|
| Token device (saat sudah terhubung) | Devices | |
| Telegram | Token bot / device Kirisan | Devices |
| WABA | Token API nomor | Devices |
| Token API per pengirim | Emails |
Panduan: Authentication → Channel key
2. Token API akun
Ini menandai akun pengguna Kirisan Anda. Kirim di setiap permintaan:
Authorization: Bearer YOUR_ACCOUNT_TOKEN Salin dari Account → Settings. Kalau pernah bocor di screenshot, chat, atau repo, regenerate — nilai lama langsung berhenti bekerja.

- Panduan: Authentication → Account token
- Dashboard: Settings
Keamanan
- Simpan token hanya di server — jangan di aplikasi mobile atau JavaScript frontend untuk traffic produksi.
- Anggap token akun yang bocor seperti kata sandi.
- Ganti kunci channel kalau device dibagikan atau sudah tidak dipakai.